• Dejesus Padgett posted an update 8 months, 3 weeks ago

    Dari tahun ke tahun kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan tambah menipis. Dan penyebarannya di seluruh Indonesia pun akan semakin terbatas. Hal ini tentunya akan mengakibatkan penyusunan atau pengembangan perumahan bersubsidi dan sepatutnya estate yang diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau kelas menengah ke kaki gunung pun terpaksa mesti di hentikan sambil sebagian pengembang.

    Habisnya kuota FLPP itu pun akan memproduksi para pengembang bakal merasa semakin terpaksa dan terpojokkan sampai penurunan citranya tentang publik, tidak terkecuali PT. Riscon Reality dan Delta Group Property. Saat ini para pembeli juga telah mulai meragukan ketulusan dan kapasitas dari para pengembang perumahan tersebut karena wisma – rumah yang akan dibeli tidak juga bisa pada jual belikan.

    Dari segi Gena Bijaksana yang merupakan kepala marketing dari dan usaha development dari PT. Riscon Reality, sekarang telah ada kaum proyek pengembangan perumahan bersubsidi dan real estate yang mulai dari terhambat di beberapa daerah, seperti pada Serang, Bogor, & Palembang. Bahkan untuk yang berada di daerah Palembang sudah biasa berhenti sama sekali. Dari segi beliau juga, kelanjutan dari kurangnya kuota FLPP akan menyampaikan suatu tekanan berlebih pada bursa penjualan properti, terutama begitu pasar sedang tidak membaik seperti yang terjadi pada saat ini.

    Jika nantinya terlintas akhir tahun ini FLPP masih tidak ditambah lagi, bisnis milik real estate tersebut akan terus lari, akan tetapi harus menyibukkan kembali strategi beda untuk terus merangsangkan penjualan agar pengembangan perumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah bisa terus berjalan seperti apa yang diharapkan sebelumnya. Terhentinya pembangunan oleh kurang lebih pengembang bisnis kekayaan eigendom tidak hanya berasa oleh Riscon Realty, namun pengembang Delta Group juga terdesak memberhentikan pembangunan perumahan murahan di wilayah Bogor meskipun ada beberapa rumah yang telah selesai dibangun.

    Rumah murah yang telah rampung dibangun untuk pembiayaan dengan skema FLPP tidak dapat sama sekali digeser pembiayaannya tuntas skema lain. Ada beberapa aturan yang berbeda dan menyenggol jumlah cicilan yang mungkin saja menjadi lebih tinggi atas sebelumnya dan akhirnya sangat memberatkan pemakai, terutama masyarakat berpenghasilan rendah. Jika nantinya hal ini sahih terjadi, maka hendak ada banyak sekali calon pembeli yang bakal membatalkan transaksinya, olehkarena itu mungkin mereka mampunya membayar dengan tata yang ada pada skema FLPP.

    Salah satu strategi marketing yang akan digunakan
    Delta Group Property ialah dengan menggeser skema pembiayaan untuk rumah bersubsidi yang tadinya dengan FLPP, nantinya hendak menggunakan skema pembiayaan lain seperti pembiayaan perumahan berbasis uang (BPPBT). Mungkin pas sekian informasi yang bisa kami sampaikan terkait pengembangan rumah murah yang sekarang sedang mengalami pasang surut. Kami berharap semua keadaan tersebut dapat segera sehat dan kedepannya hendak ada lebih banyak wisma murah yang dapat dibangun.