• Ellegaard Ringgaard posted an update 1 month, 1 week ago

    Di zaman modern seperti sekarang ini, kehidupan kita terang terasa lebih gampang karena hadirnya teknologi. Ya, di era komputerisasi dikala ini, hadirnya alat komunikasi yang canggih serta akses internet yang kian gampang untuk kita jangkau terang menjadi dua hal yang sungguh-sungguh membantu kita dalam kehidupan sehari-hari. Ada pelbagai kesibukan yang pastinya bisa kita lakukan dengan lebih mudah karena hadirnya internet, salah satunya ialah mencari kabar. Jaringan dunia online yang menghubungkan tiap perangkat satu sama lain terang semakin memudahkan kita dalam mengakses bermacam macam berita, berita, maupun opini dari yang namanya media. Di masa seperti kini ini, terbukti media sendiri juga bisa terbilang penting bagi para kaum millenial. Saat ini sendiri, telah mulai banyak bermunculan pelbagai web Media opini kaum millenial. Tapi, seberapa penting media hal yang demikian bagi para buah hati Millenial?

    Sebelumnya kita seharusnya pahami khususnya dulu apa itu millenial. Millenial sendiri ialah mereka yang terlahir di kisaran tahun 1981 hingga akhir 1999, meski rentang umur ini sendiri dapat saja berbeda-beda di tiap definisi. Penamaan generasi millenial ini sendiri dikarenakan tahun kelahiran mereka yang mendekati pergantian milenium. Jika kita lihat di tahun 2020 kali ini, kaum millenial sendiri kini sudah berumur di kisaran angka 40 sampai 20-an. Tentunya di umur hal yang demikian, mereka sudah masuk ke masa produktif dan diinginkan menjadi tulang punggung di masa depan. Oleh karenanya, mereka terang harus mempersiapkan diri sematang mungkin, salah satunya dengan memperbanyak kabar yang mereka tangkap.

    Akan tapi, kendala yang dialami oleh para millenial sendiri adalah masih kurangnya tingkat literasi yang mereka miliki. Banyak dari mereka yang terlalu enggan untuk berurusan dengan yang namanya media informasi karena dirasa terlalu berat untuk mereka. Kabar penting semacam politik, ekonomi, lingkungan, sains, sosial dan yang lainnya kerap kali kali dianggap jadi satu hal yang sebaiknya dihindari. Mereka sendiri lebih tertarik dengan bahasan yang terkesan remeh seperti seniman, gosip, tren, dan lainnya. Meski, kaum millenial sendiri dapat dibilang mempunyai tenaga kritis yang cukup bagus dalam menanggapi satu kasus. Akan melainkan, kurangnya kesadaran masih menjadi satu dilema.
    keluhkesah.com sebab itu, ketika ini sudah mulai banyak Media opini kaum millenial yang naik untuk mengatasi dilema tersebut.

    Sebagian media tersebut kerap kali membawa berita-info yang dianggap berat oleh kaum millenial dengan bungkus yang lebih menarik, misalkan dengan video pembahasan, podcast, meme, infografis, atau tulisan dengan bahasa yang ringan. Tak jarang juga media-media hal yang demikian mengangkat bahasan yang terbilang ringan melainkan ternyata berhubungan dengan berita penting agar menarik perhatian para millenial. Alhasil sendiri juga dapat dibilang cukup baik. Banyak dari mereka yang mulai memiliki kesadaran akan adanya masalah di sekitar mereka dan berani untuk beropini di dunia online.

    Maya sendiri tentunya menjadi kunci bagi setiap media untuk bisa merangkul kaum millenial untuk dapat memahami lingkungan sekitar mereka. Harapannya, dengan bermunculannya website Media opini kaum millenial, kaum millenial sendiri bisa mulai tertarik untuk mencari info yang lebih penting untuk mereka